Kirim 40 dosen ke UPI, Ini kata Kepala BPSDM Aceh

Kategori : Pemerintahan Kamis, 18 Oktober 2018

Kirim 40 dosen ke UPI, Ini kata Kepala BPSDM Aceh

Banda Aceh - 40 peserta yang terdiri dari dosen dan tenaga ahli jamak mengikuti Pendidikan dan Pelatihan TOEFL di Pusat Bahasa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung. Diklat tersebut dibuka lansung oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh dan Wakil Rektor Bidang Riset, Kemitraan dan Usaha universitas setempat.

Kepala BPSDM Aceh, Dr. Mahyuzar, M.Si, menuturkan kegiatan ini dilakukan agar dapat menghasilkan dosen-dosen PNS maupun Non-PNS yang mampu berbahasa Inggris dan memiliki skor TOEFL di atas 500.

"Sehingga mereka dapat menembus persaingan untuk mendapatkan beasiswa studi lanjut ke luar negeri," ujar Mahyuzar dalam sambutannya pad Senin (15/10/2018).

Dalam jangka panjang, katanya, kesempatan untuk mendapatkan pendidikan lanjutan di luar negeri bagi para dosen tersebut tersebut diharapkan dapat secara signifikan meningkatkan mutu pendidikan di Aceh. Sehingga misi Aceh Caroeng yang direncanakan Gubernur Aceh dapat segera tercapai.

Senada dengan sambutan Dr. Mahyuzar, M.Si., Wakil Rektor Bidang Riset, Kemitraan dan Usaha Universitas Pendidikan Indonesia, Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A., dalam sambutannya juga menekankan tentang pentingnya peningkatan kompetensi SDM non-aparatur (dosen-dosen). Antara lain dengan cara memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan beasiswa ke luar negeri.

Apalagi, lanjut beliau, Pemerintah Daerah Aceh memiliki sumber daya keuangan yang melimpah. Hal itu perlu dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas SDM Aceh.

Prof. Didi Sukyadi juga mengingatkan para peserta mengenai pentingnya menjaga komitmen pada saat studi di luar negeri. Komitmen itu perlu ditunjukkan dengan kembali ke Aceh dan berkontribusi di wilayah masing-masing setelah menyelesaikan studi.

Dilansir dari laman resmi Pusat Bahasa UPI Bandung, pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, termasuk Pemerintah Provinsi Aceh terus berupaya meningkatkan kualitas SDM.

Salah satunya dengan mengadakan pelatihan ITP TOEFL Preparation & Academic English bagi SDM Non-Aparatur Pemerintah. Pelatihan tersebut dilakukan Pemerintah Provinsi Aceh melalui kerja sama dengan Balai Bahasa Universitas Pendidikan Indonesia di Bandung.

Program pelatihan intensif 300 jam tersebut akan berlangsung dari tanggal 15 Oktober hingga 15 November 2018 dan diikuti oleh dosen dan tenaga ahli dari 18 universitas dan perguruan tinggi di seluruh Aceh.

Diantaranya, Universitas Syahkuala, Universitas Malikulsaleh, Universitas Serambi Mekah, Universitas Teuku Umar, UIN Arraniry, Universitas Al Muslim, Universitas Samudera Langsa, IAIN Lhokseumawe, Institut Seni Budaya Indonesia Aceh, dan beberapa perguruan tinggi lainnya.

Para peserta yang mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pelatihan telah diseleksi dan diverifikasi berdasarkan persyaratan yang telah ditentukan, antara lain: berusia tidak lebih dari 42 tahun pada saat mengikuti pelatihan, memiliki skor TOEFL di bawah 550 (karena mereka yang telah memiliki skor di atas 550 telah memenuhi syarat untuk dapat melamar beasiswa ke luar negeri).

Selain itu, demi alasan pemerataan kesempatan, mereka disyaratkan tidak sedang atau pernah mendapatkan kesempatan pelatihan yang sama dalam waktu dekat. []

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32