BPSDM ACEH , BERSIAP MENYELENGGARAKAN LATSAR CPNS

Kategori : Pemerintahan Rabu, 27 Februari 2019

 

Banda Aceh | 27  Feb 2019 | Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkompeten dan profesional adalah salah satu dari tujuan pembangunan nasional yang terus menjadi perhatian bagi lembaga Pemerintah. Bahkan ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten, profesional dan berkinerja tinggi yang dapat mendukung pelayanan publik secara optimal, menjadi salah satu amanat dalam mandat Undang-Undang RI Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Era Globalisasi saat ini salah satu tantangan yang dihadapi adalah bagaimana menampilkan aparatur yang profesional, memiliki keandalan dalam pelaksanaan tugas sehingga terlaksana dengan hasil yang baik, waktu yang tepat, cermat, dan dengan prosedur yang mudah dipahami sehingga dapat diikuti oleh publik/masyarakat. Visi kepegawaian negara di era Undang-Undang ASN adalah “ mewujudkan ASN yang memiliki integritas, profesionalisme, melayani, dan sejahtera “ sementara misinya adalah “ memindahkan ASN dari comfort zone ke competitive zone.. “
Maka untuk mendukung visi-misi tersebut, arah pembangunan ASN yang ditetapkan oleh pemerintah, adalah good governance pada RPJM 1(2005 - 2009), reformasi birokrasi pada RPJM 2, (2010 - 2014), ASN Merit System pada RPJM 3 (2015 - 2019), dan World Class Government pada RPJM 4, (2020 - 2024). Upaya untuk mewujudkan Word Class Government telah dimulai memperbaiki kualitas ASN dengan perbaikan pada system rekruitmen. Pada tahun 2018 Pemerintah menerima Formasi CPNS sebanyak 238.015 yang terdiri dari 51.271 Formasi pada Pemerintah Pusat dan 186.744 pada Formasi Pemerintah Daerah, Khusus formasi pada Pemerintah Aceh tercatat penerimaan yang lulus lebih kurang sebanyak 4537 orang, ssstem rekuruitmen menggunakan system CAT (Computer Assisted Test), dengan sistem CAT ini diharapakan pelaksanaan seleksi CPNS berlangsung, objektif,, kompetitif adil, transparan, bersih dan bebas dari KKN.
Undang-Undang RI Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), yang secara khusus disebutkan dalam Pasal 63 ayat 3 dan 4, bahwa Calon PNS Wajib menjalani masa percobaan yang dilaksanakan melalui proses pendidikan dan pelatihan terintegrasi untuk membangun Integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggungjawab, memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang. Merujuk dengan jumlah tersebut diatas maka dibutuhkan lebih kurang 6 (enam) tahun untuk menyelenggarakan Pelatihan Dasar (LATSAR) bagai para CPNS sedangkan masa percobaan CPNS 1 (satu) tahun. Mengantisipasi hal tersebut Lembaga Administrasi Negara melalui PerLAN Nomor 12 Tahun 2018 Tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil, yang menjelaskan tata cara Pelaksanaan Latsar bagi CPNS dan untuk itu dibutuhkan rencana pelaksanaan LATSAR tersebut secara baik.
BPSDM Aceh sebagai Lembaga Pemerintah Penyelenggara Pendidikan dan Pelatihan Aparatur bergerak cepat untuk merencanakan pelaksanaan Latsar bagi CPNS tersebut. Melalui Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Sosio Kultural dilakukan survey dan pemetaan pelaksanaan latsar bagi CPNS di Provinsi maupun di Kabupaten/Kota serta menyusun perancanaan anggaran dengan pola kemitraan bagi daerah Kab/Kota yang pelaksanaan Latsar dilakukan di BPSDM Aceh.
Tidak hanya perencanaan anggaran, Kepala BPSDM Aceh Dr. Mahyuzar, M.Si menekankan perlu peningkatan Kapasitas SDM tenaga pengajar (Widyaiswara) akibat adanya perubahan aturan sehingga memerlukan persamaan persepsi, dan untuk itu telah dilakukan pengirimian Widyaiswara dan Pejabat struktural mengikuti Training of Facilitator (ToF) Pelatihan Dasar Calon PNS untuk mendapatkan sertifikasi Kompetensi, selain itu juga dilakukan Workshop Coaching Capability bagi seluruh Widyaiswara.
Pelaksanaan Latsar CPNS formasi tahun 2018 se Aceh direncanakan akan mengikuti kurikulum baru dan bagi Lembaga Pelatihan yang belum terakreditasi pelaksanaannya dibawah pengawasan dari Penjamin Mutu oleh Lembaga Pelatihan terakreditasi yang terdekat, untuk meningkatkan sinergitas lembaga pelatihan ini dilakukan Rapat Koordinasi Teknis Kepemimpinan, latsar & prajabatan pola kemitraan tahun 2019 pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia se-Aceh. Rakornis dilaksanakan pada tanggal 25-26 Februari 2019 menghasilkan beberapa kesepakatan diantaranya pemetaan penyelenggaraan Latsar, Pim Pengawas/Tk.IV
Nailul Authaar,SE,MM selaku Kabid. Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Sosio Kultural mengatakan Rakornis ini untuk koordinasi pemantapan kesiapan pelaksanaan Latsar, dan kita siap menampung peserta CPNS dari Kabupaten/Kota yang ingin mengikuti Latsar di BPSDM Aceh dengan pola Kemitraan melalui anggaran Retribusi Kabupaen/Kota.

“ Bagi daerah Kabupaten/Kota yang ingin menyelenggarakan Latsar bagi CPNS nya, , kita juga telah menyiapkan Komite Penjamin Mutu untuk mengevaluasi pelaksanaan Latsar sesuai yang dilakukan dengan Standar mutu yang telah diatur dalam PerLAN Nomor 12 Tahun 2018.” Pungkasnya.(**).

 

 

 

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32